Di era serba mobile sekarang, memiliki smartphone dengan baterai cepat habis bukanlah pilihan tepat. Masalah lain muncul apabila kita harus sering melakukan pengisian ulang baterai dan memerlukan waktu berjam-jam sehingga baterai terisi penuh. Beberapa vendor memiliki solusi untuk mengatasi masalah tersebut, salah satunya vendor asala China, Meizu yang memperkenalkan teknologi "Super mCharge"

Meizu mengklaim, teknologi Super mCharge dapat mengisi penuh baterai 3.000 mAh hanya dalam waktu 20 menit.  Teknologi charging generasi keempat dari Meizu ini menggunakan arus tegangan tinggi, arus searah (HVDC) sistem transmisi tenaga listrik 11V / 5A dan dapat menerima arus hingga 55 Watt. Teknologi fast charging terbaru dari Meizu ini mampu mengalahkan teknologi Quick Charge milik Qualcomm yang hanya mampu mengisi 50-60% baterai dalam waktu 20 menit.

Tentu banyak pertanyaan yang diarahkan kepada Meizu selaku kontestan di MWC 2017. Dengan Spesifikasi charger 11V / 5A dan output maksimal 55 watt bagaimana pengaruh terhadap keamanan dan umur baterai?. Meizu mengatakan tidak ada yang perlu dikhawatirkan. Pengisian daya akan tetap terus terjaga di bawah suhu 39 derajat Celsius dan telah diuji pada lebih dari 800 siklus pengisian, jadi masalah suhu panas pada saat pengisian yang menyebabkan baterai meledak tidak akan terjadi.

Namun, Meizu masih berhati-hati di sektor ini, terutama setelah belajar dari reputasi Samsung yang sempat ternoda oleh masalah baterai yang meledak. Konsumen mungkin sedikit lebih waspada terhadap teknologi fast charging.

Sumber: Slashgearliliputing

Share this:

Show Disqus Comment Hide Disqus Comment

Disqus Comments