Beberapa hari lalu saya menyinggung penggunaan ekstrak bawang merah pada postingan di sini. Terus apa sih gunanya? Ternyata menurut beberapa artikel yang saya baca, bawang merah mengandung hormon auksin dan giberelin yang cukup tinggi. Auksin dan giberelin merupakan beberapa dari sekian banyak hormon tumbuhan yang mampu mengontrol pertumbuhan tanaman. Hormon ini juga biasa disebut sebagai Zat pengatur tumbuh atau ZPT. Dari sekian banyak hormon tumbuhan, auksin dan giberelin memiliki peranan yang sangat penting terutama untuk merangsang pertumbuhan tunas dan akar serta mempercepat perkecambahan pada biji.

Bagaimana cara membuat zpt organik menggunakan bawang merah? hal yang membuat saya tertarik melakukan percobaan ZPT alami ini yaitu selain biayanya murah, bawang merah juga sangat mudah diperoleh di warung-warung terdekat. Jika dihitung-hitung, saya hanya mengeluarkan biaya Rp. 4.000 untuk 100 gram bawang merah. Bandingkan dengan ZPT Sintetik yang dijual di toko pertanian yang harganya mencapai Rp. 25.000. 

Cara pembuatannya siapkan alat dan bahan berikut : 
Botol Air Mineral Volume >500 ml
Bawang merah 6-7 siung
Air bersih (bukan air ledeng)
Alat penyaring

Blender bawang merah tadi sampai halus, kemudian campur dengan 500 ml air lalu disaring dan masukkan ke dalam botol. ZPT Organik siap digunakan.

Cara penggunaannya tergantung dengan tujuan, apabila kamu ingin melakuan stek batang atau cangkok, larutkan 200 ml larutan ZPT kedalam 1 liter air, untuk stek batang rendam batang yang akan disetek pada larutan sekitar 5 jam, tiriskan lalu tanam di media. Untuk cangkok, cukup dioleskan pada bagian cangkok lalu dibungkus dengan tanah.

Untuk semai benih, larutkan 10 ml larutan ZPT Organik pada 100 ml air, lalu rendam selama 6-12 jam pada air hangat kuku. Tiriskan lalu semai. Sedangkan untuk bibit yang akan dipindah tanam, agar tanaman nantinya tidak stress cukup rendam pada larutan 10 ml ZPT + 100 ml air ke dalam baki atau nampan selama 10 menit, lalu ditanam.

ZPT organik ini sudah saya buktikan sendiri pada semaian cabai saya, benih sudah mulai menunjukkan sprout pada hari ke-4 setelah direndam dengan air bawang merah. Selain itu bibit seledri dan terong putih yang sebelumnya direndam dengan larutan ZPT organik dapat tumbuh cukup baik setelah pindah tanam. Hal ini menunjukkan bawang merah cukup baik membantu proses perkecambahan dan sebagai anti stress. Saya juga mencoba menerapkan ini pada cangkok sawo, namun karena baru, saya belum bisa melihat hasilnya hehe.

Sebagai informasi, keemahan dari ZPT organik ini adalah sifatnya yang mudah rusak dan tidak dapat disimpan lama. Jadi setelah dibuat usahakan langsung diaplikasikan pada tanaman. Simpan dengan baik setelah digunakan dan hindari cahaya matahari langsung. 

ZPT organik ini sangat cocok digunakan untuk pertanian skala rumahan seperti di kebun dan pekarangan. Harganya yang murah dan pembuatannya yang sangat mudah membuat ZPT organik ini sangat cocok digunakan bagi pehobi tanaman. Namun meskipun demikian, pertumbuhan tanaman juga tidak tergantung pada ZPT namun ada beberapa faktor pendukung lainnya seperti media dan lingkungan. Jadi tidak serta merta ZPT ini dapat dijadikan patokan tanaman bisa tumbuh dengan baik. Seorang pecinta tanaman selalu punya cara sendiri untuk merawat tanamannya, jangan takut bereksperimen. Salam Urban Farming!

Share this:

Show Disqus Comment Hide Disqus Comment

Disqus Comments