Dalam budidaya pertanian, pestisida merupakan salah satu unsur penting untuk menjaga tingkat produksi sehingga keuntungan dari usaha tani tercapai. Makin banyaknya hama dan penyakit yang menyerang tanaman budidaya memaksa petani untuk menggunakan pestisida dalam menekan hama dan penyakit tanaman. Namun tentu ada beberapa aturan yang harus dipatuhi agar tercipta pertanian berkelanjutan serta menjamin kesehatan konsumen.


Aplikasi Pestisida di Lapangan

Kembali ke judul diatas, beberapa hari lalu saya ditanya oleh salah seorang petani mengenai boleh tidak mencampur fungisida dengan insektisida sekaligus dalam satu aplikasi. Jawabannya bisa boleh bisa juga tidak. Untuk efisiensi waktu dan tenaga, kita biasanya mencampur 2 jenis pestisida sekaligus untuk sekali penyemprotan, Ada beberapa aturan yang harus diperhatikan dalam membuat formulasi. Hal inilah yang sering dilupakan sehingga menyebabkan efektivitas pestisida menurun. Campuran pestisida yang sebelumnya dimaksudkan untuk menurunkan populasi OPT namun malah sebaliknya, pestisida tidak efektif menekan OPT dan kemungkinan terburuk OPT semakin membeludak karena pengaruh resistensi.




Beberapa perusahaan pestisida telah memasang label produknya bisa dicampur dengan pestisida lain atau tidak. Hal tersebut yang harus benar-benar diperhatikan. Kebanyakan pestisida seperti fungisida dan insektisida memang dapat dicampur. Namun ada beberapa juga yang tidak boleh dicampur, Misalnya fungisida yang mengandung sulfur tidak bisa dikombinasikan dengan insektisida yang mengandung deltametrin , dan fungisida yang mengandung tembaga tidak bisa dikombinasikan dengan insektisida yang mengandung lufenuron karena kombinasi dapat menyebabkan insektisida tidak efektif. Sebagian besar bahan aktif dalam golongan yang sama tidak bisa dicampur, misal piretroid dengan piretroid atau karbamat dengan karbamat. Lihat lengkap daftar golongan pestisida disini Cara Mencampur Pestisida Menurut Golongannya

Pestisida dengan cara kerja yang sama juga tidak kompatibel jika diaplikasikan bersama-sama. Misalnya sistemik dengan sistemik atau kontak dengan kontak. Lebih dianjurkan untuk memilih pestisida kontak dengan sistemik untuk spektrum lebih luas.

Mencampurkan pestisida tidak bisa sembarangan, selalu saya tekankan dari awal bacalah panduan menurut label sehingga kita tidak asal-asalan dalam mencampur pestisida demi efisiensi. Tidak bermaksud menggurui, benar efisiensi bisa menekan jumlah tenaga dan waktu, namun apabila pestisida tidak bekerja efektif pekerjaan kita sia-sia belaka toh. Urusan pestisida ini merupakan urusan kompleks dari dulu, maka dari itu bertanyalah kepada yang sudah berpengalaman atau bagi petani jangan sungkan untuk bertanya kepada penyuluh langsung. Salam Feed the World

Share this:

Show Disqus Comment Hide Disqus Comment

Disqus Comments